Apa Itu Cross Hedging Dan Bagaimana Cara Melakukannya

Dalam postingan kita sebelumnya kita sudah memberikan uraian tentang apa itu hedging dan bagaimana membuka lockingan / hedging. Kali ini kita akan mempelajari wujud lain dari hedging yaitu cross hedging. Rutin memiliki arti yang sama dengan hedging, dimana ada dua posisi terbuka yang bertentanngan arah yang bermaksud buat mengunci kerugian. Sehingga kemanapun harga bergerak, kerugian terkunci di nominal yang sama. Langkah ini diambil disaat terjadi salah posisi dan mengalami kerugian, bermaksud buat meminimalisir resiko agar nggak terjadi kerugian yang lebih besar lagi.

Sebenarnya langkah hedging ini sendiri masih menjadi perdebatan di kalangan para trader, ada yang beranggapan lebih baik cut loss posisi secara jantan jika salah posisi daripada mengunci kerugian dan pada akhirnya kita bermain dengan diri kita sendiri. Bagaimana nggak, dalam satu kondisi ada dua buah posisi yang bertentanngan arah, buy dan sell dimana seorang trader perlu membuka satu dari posisi dan menutup posisinya yang lain buat meminimalisir resiko atau malah bisa menghasilkan profit.

APA ITU CROSS HEDGING

Prinsip dari cross hedging sebenarnya sama saja dengan hedging yang biasa dilakukan, namun perbedaannya ialah kalau cross hedging dilakukan di pair yang lain halnya namun masih satu rumpun. Misalkan buy di pair GBP / USD dan sell di pair EUR / USD atau buy di pair AUD / USD dan sell di pair NZD / USD.

Mengapa perlu dalam satu rumpun yang sama? Lantaran pergerakannya nyaris sama lantaran terletak dalam satu zona mata uang dan dipengaruhi oleh berita berita fundamental yang sama. Buat lebih jelasynya anda bisa melihat perbandingannya melalui gambar dibawah ini.

Cocok dengan teori yang sudah kita kemukakan, pergerakan keduanya hampir sama dan hanya ada sedikit perbedaan.

Kalau masih kurang paham kita sertakan teladan agar anda dapat lebih gampang dalam memahami nya

Andaikata hari ini menganalisa pergerakan GBP / USD, melalui analisa teknikal dan fundamental diperkirakan harga akan bergerak bullish. Jadi diputuskan buat membuka posisi buy GBP / USD di angka 1.2400 dengan harapan harga akan bergerak mencapai ke 1.2450.

Namun ternyata ada gosip ekonomi yang mengakibtkan penguatan dollar dan harga GBP / USD turun ke 1.2395 dan mengalami floating loss sebesar 5 pips.

Kalau dalam uraian teknik hedging sebelumnya di posisi 1.2395 ini akan dibuka satu posisi sell baru buat mengunci kerugian di angka 5 pips, namun di cross hedging ini bukan cara itu yang akan kita melakukan, tapi akan tetapi 2 langkah berikut ini :

  1. Tahan posisi buy GBP /USD dalam keadaan terbuka
  2. Buka posisi sell baru di pair EUR / USD pada tingkatan sekarang di 1.0790, jadi saat pair EUR / USD mengalami penurunan trader masih bisa mendapatkan keuntungan dari sana.

Dalam sebagian kecil saat kemudian inilah yang terjadi

BUY GBP / USD 1.2400 turun ke posisi 1.2393 dengan floating loss 7pips

SELL EUR /USD 1.0790 turun ke posisi 1.0785 dengan floating profit 5pips

Dari kedua posisi ini total rugi labanya ialah 7-5 pips = 2 pips. Angka ini akan jauh lebih baik daripada kita mengalami loss buy GBP / USD sebesar 7 pips bukan? Apakah anda masih menyangka kalau teknik ini nggak efektif lantaran masih menyisakan loss? Kalau anda masih berpikir demikian maka anda perlu memahami kembali apa tujuan manajemen resiko.

Dimana tujuannya bukan membalikkan kerugian menjadi keuntungan, tapi yang betul ialah meminimalisir resiko agar kerugian yang terjadi nggak terlalu besar.

Teknik cross hedging ini akan menjadi jauh lebih sempurna kalau anda juga menguasai Retracement dan Reversal seperti yang sudah kita jelaskan dalam uraian sebelumnya tentang apa itu Retracement dan Reversal.

DIsaat anda sudah mengetahui apakah penurunan GBP / USD ini hanyalah sebuah retracement, maka yang perlu anda melakukan ialah melepas posisi profit SELL EUR  /USD dan membiarkan GBP / USD naik dan setelah diatas 2 pips anda akan menikmati keuntungan dari posisi cross hedging anda.

Namun kalau anda melihat kalau penurunan GBP / USD ialah sebuah reversal, maka yang perlu anda melakukan ialah segera cut loss posisi rugi GBP / USD dan biarkan EUR / USD terus turun mengikuti sell anda. Setelah 2 pips berlalu maka anda sudah mendapatkan keuntungan dari posisi cross hedging anda.

Namun anda perlu memiliki hati hati,

Lantaran walaupun serumpun dan berada dalah satu zona, terkadang pergerakannya nggak sejalan dan kalaupun sejalan nggak akan identik. Jadi yang perlu anda melakukan ialah rutin awas dalam trading anda dan cermati selalu pergerakan harga yang ada.

Source link

Terimakasih telah membaca Apa Itu Cross Hedging Dan Bagaimana Cara Melakukannya.Dan anda adalah pembaca yang ke 150 kalinya,semoga bermanfaat!