Bappebti dan Depkominfo menyumbat akses internet dari hampir seluruh pialang broker asing

Cara pemblokiran broker-broker Sahih oleh Bappebti dan Kominfo ini sudah jelas-jelas Membodohi dan Merugikan masyarakat dengan membatasi info dan peluang dari luar. Pemblokiran ini hanya menguntungkan Oknum-Oknum yang berkepentingan di Broker Lokal / Pialang Lokal yang kalah berkompetisi oleh forex luar negeri tsb sehingga memakai cara kotornya ini.


 

Mulai per tanggal 25 November 2013 kemarin, pihak Bappebti melalui Kominfo menyumbat akses internet dari hampir seluruh pialang broker asing.

Mereka memakai cara Trust+ (internet positif) Kominfo dan DNS Nawala dalam mewujudkan aksinya tsb.

ADA APA DI BALIK INI ??

Hal ini menurut kita sangat sarat dengan elemen kepentingan dari KARTEL para Broker Lokal (kalau bisa dikatakan PASTI ada elemen suap-menyuap di belakang ini dengan oknum petinggi Bappebti)

Dan kalau kita lihat penyebabnya, Faktor pemblokiran ini disebabkan lantaran broker lokal yang kalah berkompetisi dengan broker-broker asing tsb, sehingga mereka memakai CARA KOTOR dengan bantuan Bappebti buat menyumbat para kompetitornya tsb, tapi dengan suatu imbalan tertentu. Apalagi oknum A.S dari Bappebti yang memerintahkan hal ini akan memasuki masa pensiunnya, sehingga tentunya kebiasaan dari para pejabat di Indonesia ialah meminta suatu pesangon dari para broker lokal tsb bila ingin diwujudkan aksi pemblokiran ini.

Lantaran hal ini sungguh sangat nggak diterima akal, mengingat yang terkena blokir tsb bukan hanya broker-broker yang tidak sahih, tapi broker-broker sahih dan sudah jelas-jelas itu nggak mungkin penipuan malah juga diblokirnya, ambil teladan seperti interactivebrokers.com, Oanda, myfxbook, dukascopy, citifxpro.com (milik citibank) , optionxpress, fxcm, fxdd, saxo bank, forex.com,  dan sebagainya.

(buta kali mereka nggak melihat bahwa yang diblokir ini ialah situs-situs super sahih di dunia. Ibaratnya itu seperti menyumbat Facebook atau Twitter maupun Nasdaq, Dowjones lantaran beralasan nggak ada ijin di Indonesia, kan bodoh buanget itu. Ini jaman internet dan era globalisasi, seluruh orang bisa bebas mencarinya di dunia maya. Ini bukan jamannya diktator dan koruptor bung…)

Dan kita bisa bilang ada kartel broker lokal di belakang ini, lantaran begitu di HARI H akses ke para broker asing tsb diblokir maka di hari itu juga satu dari broker lokal seperti MPF langsung beriklan besar-besar di google dan sebagainya, yang dimana mereka sebelumnya nggak melangsungkan hal tsb. Ini dengan tujuan agar menyedot nasabah dari broker asing buat “DIMAKANNYA”.

Apa yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia ini memang sangat konyol sekali, dan ini seperti membodohi masyarakat dengan menutup info yang berguna di luar sana dan kemudian dipaksa buat menempatkan modal di broker lokal yang sudah jelas-jelas jika menempatkan modal di broker lokal ialah sangat merugikan. (lihat saja kasus-kasusnya bertebaran di mana-mana dan menyeramkan)

kenapa kita melawan aksi broker lokal ini ? lantaran di broker lokal tsb kita pun tahu kalau sarana di broker lokal dan sistemnya sangat kalah jauh dengan para broker asing tsb, termasuk keamanan dan kredibilitasnya. Kita bisa melihat di media-media berita bahwa laporan atas kecurangan dari broker lokal TIDAK PERNAH ditanggapi oleh Bappebti dan bahkan dikata itu salah nasabah itu sendiri, ini sungguh ironis sekali. Yang dimana regulator harusnya melindungi konsumennya kok ini malah nggak membantu. Nah terus gunanya apa si Bappebti itu, apakah buat menerima setoran dan menggendutkan rekening pejabatnya saja ??

Baca ini akan teladan kasusnya yang dimana Bappebti nggak mau tahu akan penipuan terhadap nasabah di broker lokal: http://nasional.kontan.co.id/news/nasabah-menggugat-bestprofit-futures

(memang wajar Bappebti nggak mau tahu, sebab mereka pun juga turut “menikmati” kerugian nasabah tsb dengan Fee dan Upeti dari para broker lokalnya. “Memang Jahat”) . Bisa dikatakan ini seperti Setoran dari Judi Terselubung yang Dilegalkan oleh Pemerintah. Lantaran di broker lokal itu mereka sejatinya ialah Bandar yang menikmati keuntungan dari nasabah yang kehilangan uang / loss trading. Ini nggak ada bedanya dengan merampok rakyat sendiri kan..

Kemudian kasus lagi tentang broker lokal yang dananya dilarikan (katanya ke luar negeri) dan Bappebti malah nggak mengetahui hal tsb, ini kan ganjil sekali, masak regulator nggak bisa mengawasi rekening anggotanya, sampai2 modal nasabah dilarikan ke luar negeri maupun dipakai sendiri buat keperluan pribadi si Boss nya perusahaan brokernya pun juga nggak tahu. Nah terus tugas Bappebti sebagai apa ? sebagai cecunguknya broker lokal saja ??

Teladan beritanya: http://id.berita.yahoo.com/22-nasabah-dgf-gugat-bappebti-ke-pengadilan-065433237–finance.html

(di kasus DGF tsb nasabah kasihan sekali , dan Bappebti lepas tangan kalau ada problem-problem seperti itu, malah Bappebti bisanya menggelembungkan keuntungan saja buat broker lokal dan nggak mempedulikan keselamatan masyrakat selaku nasabah2 broker lokal tsb. Tiba giliran ada kasus maka lepas tangan, nah terus gunanya regulator itu apa…)
Problem terus bergulir dan nggak pernah ada penyelesaian yang menguntungkan nasabah. Hal ini lain halnya sekali dengan broker asing seperti yang terdaftar di regulator CFTC/NFA tsb yang melindungi nasabahnya.

Belum lagi kasus Kepala Bappebti yang tertangkap KPK yang dsiebabkan kasus suap menyangkut tanah pemakaman (bahkan sampai hidup dan akhirat pun juga diembatnya buat dikorupsi): http://nasional.kompas.com/read/2013/08/23/1209050/KPK.Tetapkan.Kepala.Bappebti.Tersangka.Korupsi.Makam 

http://www.jpnn.com/read/2014/10/29/266657/Mantan-Kepala-Bappebti-Berharap-Dihukum-Ringan-

Bisa dikatakan mereka ini nggak ada hati nurani dan keinginan buat memajukan Indonesia ke arah yang lebih baik (mereka juga sudah buta akan Surga dan Neraka). Masih tak sedikit kasus-kasus yang lainnya dari problem Broker Lokal dan Bappebti ini yang menyangkut tentang kerugian nasabah, penipuan, penggelapan dan sebagainya.

Hal ini kontras sekali dengan apa yang dilakukan oleh regulatory body di Amerika Serikat melalui CFTC dan NFA, yang dimana mereka sangat melindungi nasabahnya dari kegiatan yang merugikan dari para perusahaan broker anggotanya, dan nggak main-main dendanya jika ada nasabah yang melapor dan dirugikan.

Kalau contohnyas Bappebti menyumbat situs-situs broker yang memang tidak sahih, maka hal itu nggak ada problem, tapi kalau yang jelas-jelas Sahih pun juga turut diblokir, ini sangat ganjil.

Dan kalau Bappebti melihat tak sedikit masyarakat yang lebih memilih broker asing itu pasti ada sebabnya dan perlu dicari tahu, tapi kalau dengan cara blokir ini nggak akan membereskan problem (ini namanya dipaksa masuk ke mulut singa di broker lokal tsb). Nah jika mereka betul-betul ingin berkompetisi sehat dan membikin masyarakat dengan suka hati sendiri menempatkan modal di broker lokal kenapa pemerintah nggak mengalokasikan feature dan sistem seperti sepantasnya broker asing tsb? ini yang jadi pertanyaan mengganjalJawabannya sebenarnya ialah lantaran broker lokal dan Bappebti itu ialah “BANDAR” yang dimana sejatinya mereka itu ingin nasabahnya loss dan uangnya berpindah ke mereka, atau dalam kata lain ialah MERAMPOK SECARA HALUS DUIT MASYARAKAT MELALUI CARA YANG DILEGALKAN OLEH PEMERINTAH (terdengar gila, tapi itulah nyatanya).

Kalau mereka memang sebenarnya suka masyarakatnya mendapatkan profit dari bertrading di broker lokal, kenapa nggak dibuat fasilitasnya yang menguntungkan seperti di broker luar negeri tsb…(Bappebti disini hanya pura-pura seperti tampak baik, PADAHAL mereka aktor jahatnya pula)

Terus terang masyarakat lebih memilih di broker asing , lantaran memang keadaan di broker asing itu sangat menguntungkan para nasabahnya dibanding dengan broker lokal dan lebih gampang buat menghasilkan profit (kita pribadi juga merupakan Trader di jurusan ini, jadi tahu persis akan hal ini) , Nah kita trading kan tujuannya agar agar mendapatkan keuntungan dan bisa mendapatkan uang buat kemudian dibelanjakan di Indonesia juga. Tapi kalau begini caranya dipaksa bermain di broker lokal maka uang rakyat malahan bisa menjadi habis, apabila yang enak itu ialah para pejabat gendut dan para broker lokal sebagai kroninya. (ini mau mensejahterahkan masyarakat atau pejabatnya sih..)

Selain itu, Bappebti sebenarnya juga mengakui akan eksistensi regulator luar negeri , seperti CFTC, NFA, FSA , dan sebagainya, yang dimana hal ini jelas-jelas ditulis di link terhubung pada web Bappebti, seperti yang bisa kita lihat di : http://bappebti.go.id/id/pages/link.html

nah kalau Bappebti mengakui akan eksistensi regulator luar negeri tsb, kenapa malahan diblokirnya ? ini sungguh bertolak belakang dengan apa yang dicantumkan oleh mereka sendiri di situsnya.  Apalagi yang diblokir ini ialah termasuk web-web sahih yang berguna bagi masyarakat, serta bukan judi, pornografi maupun penipuan.

Dari info yang kita dapat, buat pengurusan ijin di Bappebti bagi broker luar yang ingin mengurusnya di Bappebti pun kebanyakan dipersulit dan ribet, hal ini pernah terjadi di sebagian kecil broker luar dalam merawat ijin tsb. Lantaran di dalam regulasi Bappebti tsb ternyata memiliki sistem yang lain halnya yang menurut perhitungan hal itu bisa sangat merugikan nasabahnya, dan hal ini tentu bertolak belakang dengan broker luar negeri Sahih yang memang berniat baik dan ingin menguntungkan nasabahnya.

Kita menduga, pasti di balik pemblokiran ini ada suatu elemen kepentingan dan suap-menyuap antara Bappebti dan Broker Lokal tsb.

Mungkin ada di antara rekan-rekan yang ingin memberikan petisi tentang hal ini, dapat mengisi petisi di www.change.org , maupun melaporkannya kepada pihak KPK di https://kws.kpk.go.id/ buat menyelidiki hal ini, lantaran kita 100% Yakin bahwa ada suatu elemen permainan di balik ini.

Mari kita bantu tegakkan info yang sehat dan nggak menyesatkan di dalam negeri Indonesia ini dan berantas seluruh elemen-elemen korupsi nya

CATATAN dan TIPS:
Buat anda yang kesulitan akses koneksi internetnya lantaran sebab terblokir atau terhalang Trust+ dan Nawala, maka dapat memakai software dari WWW.SPOTFLUX.COM buat menembusnya, atau bisa membaca review kita di http://brokerforex.com/blokir-web/

Source link

Terimakasih telah membaca Bappebti dan Depkominfo menyumbat akses internet dari hampir seluruh pialang broker asing.Dan anda adalah pembaca yang ke 273 kalinya,semoga bermanfaat!