CPI & Retail Sales pair USD 19:30 14/4/2017


Highlight :

  • Penjualan pasar retail (Retail Sales) AS turun sebesar 0.2%; berbanding terbalik dg ekspetasi pasar sebesar +0.2%;
  • CPI turun sebesar 0.3%;
  • Core CPI turun sebesar 0.1%;
  • Hal ini mengakibtkan USD melemah, mengingat konsumen ialah penggerak utama ekonomi AS;
  • Serta menjadi indikasi bahwa The Fed nggak akan menaikkan nilai suku bunga nya dalam waktu dekat, lantaran inflasi masih bisa ditahan;
  • Penurunan ini, dapat dijustifikasi dg pola pertumbuhan ekonomi AS yg cenderung lambat dalam kuartal pertama tiap tahunnya;
  • Melemahnya USD akan berlangsung cepat, setidak-tidaknya sampai ada sentimen baru dari berita ekonomi lain.

Penjualan di tingkatan retail AS secara mengagetkan mengalami penurunan di bulan Maret, dan hal ini memperlihatkan adanya penurunan tenaga beli konsumen setempat; yg notabene menjadi pendorong utama kegiatan ekonomi AS yg bukan merupakan negeri produsen.

Nilai penjualan pasar retail turun sebesar 0.2% di bulan Maret 2017, berbanding terbalik dg ekspetasi pasar yg mengharapkan peningkatan sebesar +0.2%, sebagaimana tertulis dalam laporan departemen ekonomi dalam laporan yg baru dirilis. Penurunan ini ialah tercatat sebagai penurunan pertama yg dialami pasar retail AS dari 7 bulan yg kemudian.

6 dari 13 sektor pasar retail dilaporkan mengalami penurunan penjualan bulan kemudian. Penjualan migas mengalami penurunan sebesar 1% dan turut mengiringinya penurunan di jurusan penjualan kendaraan bermotor yg turun sebesar 1.2%. Penjualan bahan gedung dan peralatan-peralatan berkebun turut turun sebesar 1.2%. Sementara di jurusan jasa pangan, penurunan yg dialami tercatat sebesar 0.6%.

Namun, penjualan peralatan-peralatan elektronik mencatatkan peningkatan terbesar dari bulan Februari; Berlandaskan data resmi yg sudah dirilis, penjualan meningkat sebesar 2.6%.

Dan jika dikomparasi dg jumlah penjualan di tahun sebelumnya, tahun ini penjualan di tingkat retail masih mencatatkan pertumbuhan sebesar 5.5%.

Di sisi lain, Core Retail sales, yg digunakan buat mengukur produk domestik bruto bertahan di tingkatan yg sama bulan kemudian setelah mengalami kenaikan di Februari sebesar 0.2%.

Sebuah laporan terpisah dari departemen tenaga kerja memperlihatkan bahwa tekanan inflasi menurun di bulan Maret, namun rutin berada di atas target pemerintah dalam skala pertahun. CPI bergerak sebesar 2.4% di tahun ini, melanjutkan trend peningkatan di tahun kemudian sebesar 2.7% yg mana merupakan yg tertinggi dalam 5 tahun kebelakang.

Lebih lanjut turunnya penjualan retail, dapat menjadi indikator bahwa dalam waktu dekat the Fed nggak akan menurunkan nilai suku bunga nya lantaran tingkat inflasi berada di tingkatan yg terlindungi. Sehingga, kita dapat menyaksikan trend pergerakan harga yg cenderung bearish buat pair USD. Namun bukan hal yg nggak mungkin terjadi pergerakan bullish sekejap sebagai koreksi atas pergerakan harga.

Pertumbuhan ekonomi AS sendiri mempunyai pola yg lambat berkembang di kuartal pertama setiap tahunnya, mengingat pertumbuhan GDP yg lambat dan keadaan ekonomi yg hampir 2/3 nya digerakkan oleh pembelian yg dilakukan oleh konsumen, bukan lantaran produksi dalam negerinya. Donald Trump sendiri, sejak diangkat menjadi presiden AS, mempunyai kecenderungan susah menyesuaikan inflasi di dalam negeri, Sehingga dapat menjadi faktor wildcard dalam keadaan ekonomi AS.

 

Source link

Terimakasih telah membaca CPI & Retail Sales pair USD 19:30 14/4/2017.Dan anda adalah pembaca yang ke 221 kalinya,semoga bermanfaat!