Trik  Trader Profesional agar bisa Konsisten meraih Profit

Selama ini tak sedikit trader forex yg selalu berjuang dg susah payah menyangka bahwa buat memperoleh profit yg konsisten dalam trading ialah hal yg tak mudah dan lebih merupakan suatu kebetulan. Berjuang dg susah payah bisa berarti berupaya terus menerus menemukan teknik dan jurus yg pas dg trial and error, atau mengetes sebagian kecil paket software trading dan robot. Walau begitu, tak sedikit diantara mereka yg gagal menghasilkan profit yg konsisten. Melainkan para trader profesional yg seolah trading dg santai dan tanpa beban bisa memnghasilkan profit dg konsisten.

Motivasi trader profesional terfokus pada perolehan hasil dalam jangka panjang, sementara trader pada umumnya termotivasi buat memperoleh hasil yg maksimal dalam jangka pendek. Mungkin lantaran alasan ini, para trader profesional laksana terlihat santai dan tanpa beban. Selain fokus pada hasil jangka panjang sebagai alasan utama, ada baiknya kita mengetahui sebagian kecil alasan yg membuat trader profesional bisa memperoleh profit dg konsisten.

Dalam menjalankan Trading forex nggak bisa sembrono dg hanya mengklik buy/sell di MT4.  Namun memerlukan kajian dalam trading. Jika diri anda betul-betul sudah memantapkan diri buat trading forex ada baiknya kita ambil teladan pengalaman trader profesional di bawah ini:

  1. Trader profesional nggak memerlukan tak sedikit waktu buat analisa pasar.

Disadari atau nggak, tak sedikit diantara kita yg sudah meluangkan waktu lebih tak sedikit dari para trader profesional buat menghimpun data dari berbagai sumber berita. Trader profesional juga melangsungkan itu, tapi hanya pada waktu-waktu tertentu saja. Yg penting bagi mereka ialah sinyal buat trading, yg berarti layak atau tidaknya buat membuka sebuah posisi, menutup posisi, atau meningkatkan posisi baru pada keadaan pasar pada saat itu.

  1. Profesional selalu trading berlandaskan apa yg mereka lihat, bukan pada apa yg mereka kira akan terjadi.

Dg kata lain mereka trading dg obyektif. Tak sedikit trader yg tergoda buat memperkirakan apa yg akan terjadi di pasar setelah membaca dan menganalisa perkembangan sebuah berita ekonomi. Hal ini sering membuat trader merasa sangat optimis dan melangsungkan pelanggaran pada jurus managemen resiko dg contohnyas melipat gandakan ukuran lot trading, atau meningkatkan posisi baru hingga over-trading.

  1. Melainkan, trader profesional mengetahui bahwa mereka nggak akan pernah tahu dg pasti kemana arah gerak pasar, sejelas apasaja ilham dari berita ekonomi.

Dalam hal ini tentu mereka belajar dari pengalaman, oleh sebab itu mereka sangat patuh pada managemen resiko yg sudah disepakati. Seluruh berita selalu dikombinasikan dg sinyal trading yg layak. Mereka nggak memaksakan diri atau memasang target buat ‘perlu masuk pasar’. Trader profesional tahu dg pasti apa yg mereka inginkan dari pasar, dan hanya akan trading jika pasar sudah memberinya peluang.

  1. Trader profesional nggak terlalu bergantung pada indikator teknikal.

Menurut penuturan seorang trader profesional, pertama kali yg mereka lihat dalam chart trading ialah membaca pergerakan harga seperti apa adanya, dg hanya menandai tingkatan-tingkatan support dan resistance. Kecakapan buat membaca pergerakan harga secara ‘telanjang’ (naked price), tanpa indikator, ialah juga sebuah analisa teknikal. Tentu saja mereka nggak mengabaikan indikator teknikal sama sekali, tapi mereka menggunakannya cocok dg keperluan dg seimbang.

  1. Umumnya indikator yg sering digunakan ialah moving average sebagai tingkatan support dinamis atau resistance dinamis.

Mereka nggak terlalu bergantung pada indikator teknikal buat mendapatkan ‘holy grail’atau kombinasi sebagian kecil indikator yg selalu digunakan dalam sistem tradingnya dan digadang-gadang selalu betul. Mereka tahu bahwa sebagian besar indikator teknikal terbentuk setelah terjadinya pergerakan harga (berwatak lagging). Holy grail mereka ialah pada risk/reward ratio.

  1. Trader profesional nggak bergantung pada software trading dan robot.

Pada nyatanya, pergerakan pasar sangat dinamis dan kecil kemungkinannya buat mengulangi kondisi yg sama berkali-kali. Pada suatu kondisi tertentu bisa saja program tsb bekerja cocok harapan, tapi nggak menjamin akan selalu bekerja dg baik pada pergerakan pasar yg cenderung random (random) dan sarat dg pengaruh emosional para pelakunya. Bagi trader profesional, buat meramalkan pergerakan harga pasar yg dinamis dan cenderung random nalar yg obyektif ialah sarana trading yg paling baik.

  1. Trader profesional nggak terlalu fokus pada faktor fundamental.

Faktor fundamental sudah barang tentu nggak bisa diabaikan dalam, bahkan bisa dikatakan sebagai penggerak utama pasar. Trader profesional memakai analisa fundamental sebagai konfirmasi dari apa yg dilihatnya dalam chart trading. Mereka tahu bahwa pengaruh faktor fundamental pada pergerakan harga nggak selalu pasti. Tak sedikit faktor-faktor yang lainnya yg mempengaruhi pasar. Rilis data GDP yg meningkat contohnyas, nggak begitu saja membuat mata uang suatu negeri langsung menguat, masih tak sedikit faktor lain yg mempengaruhi termasuk emosi para pelaku pasar.

  1. Trader profesional selalu realistis. Anda nggak akan pernah menjadi trader profesional jika Anda nggak realistis dalam trading.

Realistis dalam trading maksudnya menerapkan managemen resiko yg seimbang pada balance account Anda. Jika modal Anda $10,000, apakah Anda akan menggadaikan seluruhnya (100%) hanya dalam sekali trade?, atau mengambil resiko 30% per trade? atau 5%? Tentu yg tahu Anda sendiri. Jika modal tsb bukan modal yg menganggur (disposable income) Anda tentu akan sangat memiliki hati-hati dalam menetapkan resiko.

  1. Trader profesional umumnya juga memakai sistem portofolio berlandaskan diversifikasi instrument trading pada jenis pasar yg lain halnya.

Khas di pasar forex, diversifikasi bisa dilakukan dg nggak hanya trading pada satu pasangan mata uang saja buat meminimalisir kemungkinan resiko. Diversifikasi ialah satu dari cara yg realistis dalam trading.

  1. Trader profesional bekerja menurut rencana trading dan teratur. Anda mesti memiliki rencana trading yg jelas dan dilakukan dg teratur agar mencapai hasil yg maksimum dalam trading. Rencana trading yg jelas juga akan meminimalisir pengaruh emosi pada saat trading. Selain itu Anda juga mesti membuat jurnal trading sebagai umpan balik (feedback) yg mengevaluasi seluruh hasil trading. Tanpa evaluasi Anda nggak tahu tingkat kemajuan yg sudah dicapai.

Para Trader profesional tentu saja sudah lama melangsungkan langkah-langkah tsb sehingga mereka bisa bekerja dg target yg jelas.

Itulah Tips & Trik dari para Trader Profesional buat meraih profit di Trading Forex, bisa menjadi inspirasi anda.

 

Source link

Terimakasih telah membaca Trik  Trader Profesional agar bisa Konsisten meraih Profit.Dan anda adalah pembaca yang ke 102 kalinya,semoga bermanfaat!